Sabtu, 10 September 2011 pukul 10:40:00
Perbaikan Iklim Investasi Lebih Prioritas
M Ikhsan ShiddieqyIndonesia harus lebih menarik dibanding Malaysia dan Singapura.JAKARTA - Selain penerapan produk PPn Barang Mewah bagi Blackberry (BB), alat komunikasi lain dan laptop, pemerintah diminta mempertimbangkan usulan lain. Usulan ini, menurut Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Agung Kuswandono adalah perbaikan iklim investasi.“Perbaikan iklim investasi dalam negeri merupakan langkah yang lebih baik untuk menarik investasi daripada menerapkan PPn Barang Mewah,” ujar Agung di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/9). Aspek nonfiskal justru yang harus diperbaiki ketimbang kebijakan pajak atau bea masuk. Dia menyampaikan hal itu menanggapi rencana pengenaan PPn BM terhadap BB, alat komunikasi, dan laptop. Pengenaan ini muncul karena produsen BB, Research In Motion (RIM), memilih membangun pabriknya di Malaysia. “Kita harus meningkatkan kondisi investasi yang lebih baik dari negara lain supaya dia bisa ke sini,” kata Agung.Selama ini, PPn BM diwacanakan sebagai disinsentif bagi produk BB. Menurut Agung, PPn BM merupakan kewenangan Ditjen Pajak, sedangkan Ditjen Bea dan Cukai (Ditjen BC) terkait bea masuk (BM). Ditjen BC sudah menerapkan BM nol persen untuk BB.Penerapan disinsentif lewat BM tidak mudah, karena harus mengkaji kondisi ekonomi, iklim usaha di Indonesia, kondusif atau tidaknya situasi nasional untuk mengundang investor.Menurut dia, kebijakan fiskal yang bisa mengundang investasi untuk membangun pabrik di Indonesia memang berupa insentif perpajakan. Tapi, perbaikan iklim usaha dinilai lebih penting dibandingkan insetif. Iklim investasi harus lebih baik dibanding Malaysia atau Singapura.Seperti, usulnya, penyediaan lahan dan perizinan. Kedua hal itu selalu jadi faktor yang membuat Indonesia kalah bersaing. “Itu...
Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.
Index Koran