Home Republika Online

Kamis, 05 Januari 2012 pukul 14:46:00

TAHUN MENANTANG


laputMinimal pasar mobil tahun ini sama, bahkan bisa di atas tahun 2011.Memasuki tahun 2012, perkembangan bisnis otomotif Indonesia tetap menarik. Meski masih dibayangi kekhawatiran terkena dampak dari krisis ekonomi di Eropa. Bahkan, kalangan industri otomotif yang tergabung dalam Gaikindo telah memprediksi pasar mobil pada 2012 sekitar 910 ribu hingga 920 ribu unit. Angka itu lebih besar diban ding penjualan 2011 yang berada pada kisaran 880 ribu unit.Pandangan itu disampaikan Mukiat Sutikno, wakil presiden Hyundai Mobil Indonesia, Selasa (3/1). Namun, tren perkembangan itu masih harus melihat perubahan yang terjadi sepanjang Januari hingga Maret mendatang, khususnya dampak krisis Eropa terhadap Indonesia. Salah satu Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johnny Darmawan juga menilai, pasar mobil diproyeksi masih mengalami pertumbuhan 2012, meskipun dampak krisis Eropa mengancam penurunan kegiatan ekonomi di Indonesia. “Minimum pasar atau penjualan mobil tahun 2012 sama, bahkan bisa di atas tahun 2011,” kata Johnny.Johnny memperkirakan penjualan mobil sampai akhir tahun 2011 bakal menembus angka sekitar 880 ribu unit. Sampai November penjualan mobil di Indonesia secara wholesales telah mencapai 813.856 unit, dengan penjualan November sebesar 67.656 unit. “Saya memperkirakan minimal penjualan mobil di 2011 mencapai 880 ribu dan bisa naik mencapai 950 ribu unit,” ujar Johnny.Bahkan, Johnny yakin kalaupun terjadi gangguan pasar akibat kenaikan harga atau pembatasan BBM bersubsidi, pasar mobil di Indonesia masih dapat tumbuh mencapai 925 ribu unit pada 2012....

Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.


Index Koran

Berita sebelumnya :

© 2009 Republika Online. Republika Company. All Rights Reserved.
Terms of service | Privacy guidelines | Advertise with us | About Us | Contact