Home Republika Online

Senin, 09 Januari 2012 pukul 13:15:00

CSW, Simbol Kolonialisme Belanda


"CSW habis!!! CSW habis!!!" Begitu teriakan kondektur bus ketika memasuki kawasan Terminal Blok M. Tepatnya di perempatan lampu lalu lintas kantor Kejaksaan Agung dan Sekertariat ASEAN, hampir semua penumpang mengenalnya dengan nama CSW. Namun, apakah masyarakat Jakarta tahu arti nama tempat yang hanya tiga huruf itu? Apakah benar jalan itu bernama Jalan CSW? Wartawan senior Republika, Alwi Shahab atau yang akrab dipanggil Abah Alwi mengajak kita menuju jalur CSW dengan meneropong sejarah pada 1948 untuk mengungkap 'misteri' perempatan CSW.Abah Alwi : Sebenarnya CSW itu nama singkatan bahasa Belanda, Centrale Stichting  Wedropbow. CSW ini institusi atau perusahaan pemerintahan Belanda di bidang properti. CSW mendirikan kantor di jalan yang sekarang berada di sebrang kantor Kejaksaan Agung pada 1 Juni 1948. Kehadiran CSW ini menjadi simbol penting Belanda untuk menjajah Indonesia setelah Perang Dunia II.Mengapa kantor CSW didirikan di sana, Bah? Apa saat itu sudah jadi wilayah strategis di Jakarta?Jangan...

Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.


Index Koran

Berita sebelumnya :

© 2009 Republika Online. Republika Company. All Rights Reserved.
Terms of service | Privacy guidelines | Advertise with us | About Us | Contact