Home Republika Online

Minggu, 15 Januari 2012 pukul 08:19:00

Gali Sana Macet Sini


Tak ada kerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga.Pada musim hujan, Jakarta semakin tak nyaman. Jalan-jalan bertambah macet sepanjang hari. Kemacetan semakin menjadi dengan banyaknya proyek galian yang dilakukan pada musim hujan ini. Proyek galian itu berupa pembuatan gorong-gorong untuk saluran air atau penggantian kabel PLN dan Telkom. Penggalian dilakukan di jalan protokol, seperti Sudirman dan wilayah lain seantero Jakarta. Proyek galian membuat jalanan jadi tambah becek dan licin. Pengendara kendaraan, pejalan kaki, warga pinggir jalan, dan pedagang sama-sama mengeluh. Andri Kusuma (27 tahun), sopir Kopaja P20, mengaku terpaksa harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membayar tarif tol. Padahal, ia tak bisa menaikkan tarif angkutan kepada penumpangnya. "Lebih enak lewat sinilah (jalan tol), kalau lewat sana (Jalan Raden Ajeng Kartini), macet, boros bahan bakar, saya juga nahan emosi," ujar sopir angkutan jurusan Senen-Lebak Bulus itu saat ditemui Republika, Sabtu (14/1).Di Jalan Raden Ajeng Kartini, tepatnya dari perempatan Ampera menuju ke arah Terminal Lebak Bulus, penggalian saluran membuat jalur ini macet parah. Jalan yang tak terlalu lebar yang berada di tepian jalan Tol JORR ini pun termakan lahannya untuk penggalian saluran.Andri terpaksa masuk di tol dan keluar di gerbang tol dekat Poins Square Lebak Bulus untuk menghindari kemacetan karena penggalian ini. Penggalian saluran ini memakan hampir separuh badan jalan. Akibatnya, jalan yang tersisa yang...

Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.


Index Koran

Berita sebelumnya :

© 2009 Republika Online. Republika Company. All Rights Reserved.
Terms of service | Privacy guidelines | Advertise with us | About Us | Contact