Home Republika Online

Sabtu, 09 Januari 2010 pukul 09:51:00

Facebook, Twitter, Apa Lagi?


Indira RezkisariYang sering kita lupa, ada juga etika yang perlu dipatuhi di sana.Sebut saja namanya Rana. Sepekan lalu, dia mungkin cuma dikenal saudara atau temannya. Tapi Senin malam (4/1), Rana mendadak tenar. Namanya sibuk dibahas, disebut-sebut, dipertanyakan, dicaci sampai dibela. Siapa Rana? Ternyata, inilah cewek yang menyebut alay alias norak dan kampungan untuk para pengguna Blackberry di jagat Twitter. Bisa ditebak, hasilnya dalam sekejap Rana menjadi perbincangan dunia maya. Di Twitter, kaskus, sampai ke blogspot miliknya.Popularitas Rana mencuat karena nama murid SMP itu masuk dalam jajaran trending topics atau hal-hal yang sedang paling banyak diomongkan di Twitter. Itu artinya ada banyak banget orang yang nge-tweet dengan menulis Rana di dalamnya statusnya. Blogspot milik Rana pun pasti langsung hits karena dia menulis permohonan maaf dan pembelaan dirinya atas sepenggal kalimatnya di Twitter.Lain Rana, lain Luna Maya. Tahu dong bagaimana hebohnya kasus Luna versus pekerja infotainment? Yah, terlepas dari pro kontra, sekarang ini kekuatan situs jejaring sosial sudah nggak bisa dianggap sebelah mata.Jejaring sosial di dunia maya memang unik. Bukan cuma ampuh untuk mendatangkan dan menemukan banyak teman, tapi sukses juga untuk bikin orang sebal dan menjauh dari kita. Sekarang tergantung pada penggunanya mau memanfaatkan teknologi itu. Kalau kamu hobi jualan, Facebook bisa kamu manfaatkan sebagai sarana promosi. Tinggal upload foto barang dagangan kamu, perbanyak teman, dan siap-siap bertransaksi.Kalau kamu suka menulis, Twitter bisa jadi tempat ampuh untuk berbagi pandangan kamu yang tertuang di blog. Linkaja tulisan kamu (jangan lupa pake shrink URL ya). Semakin banyak orang yang follow kamu, makin banyak opini yang bisa masuk ke kamu. Twitter juga menarik karena ada banyak orang tenar (bukan cuma artis) yang rajin menautkan hal-hal yang mereka pandang menarik. Seru bukan? Nggak cuma berfungsi menghangatkan hubungan pertemanan, jejaring sosial punya banyak sisi lain yang bermanfaat kok. Yang tidak boleh dilupakan adalah soal etika. Meski kamu sedang asyik ber-Facebook ria lewat telepon genggam di dalam kamar sendirian, selalu ingat kalau apa yang kamu tulis dibaca oleh banyak orang. Sopan di kehidupan nyata, sopan pula di dunia maya. Gampang...

Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.


Index Koran

Berita sebelumnya :

© 2009 Republika Online. Republika Company. All Rights Reserved.
Terms of service | Privacy guidelines | Advertise with us | About Us | Contact