Home Republika Online

Jumat, 13 Januari 2012 pukul 14:38:00

Miniatur Persia Keindahan Lukisan dan Kaligrafi


Oleh Rahmad Budi HartoGaya sapuan kuas lukisan Cina memberi jalan bagi masuknya kaligrafi.Figur-figur dalam lukisan itu bermata sipit, memakai turban dan jubah, serta mempunyai sayap di punggungnya. Ada satu figur sentral yang wajahnya tak terlukis, menunggang kuda berkepala manusia yang lagi-lagi matanya sipit, seakan-akan sedang terbang. Dia dikelilingi figur-figur bermata sipit dan bersayap tadi. Tulisan huruf Arab di sekelilingnya menghapuskan kebingungan akan asal lukisan itu. Ya, itu adalah lukisan dari Persia pada abad ke-16 M yang menceritakan tentang kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad. Sosok nabi diwakili oleh figur yang wajahnya tak dilukis. Lalu, mengapa para malaikat yang mengiringi naiknya nabi ke Sidratul Muntaha itu digambarkan dengan mata sipit?Invasi Mongol ke Baghdad pada 1055 M tak hanya membawa kehancuran fisik bagi peradaban Islam, tetapi juga membawa pengaruh baru, yaitu seni lukis dari Cina. Dinasti Seljuk mengaplikasikan gaya lukisan Cina ke berbagai bentuk lukisan di wilayah yang dikuasainya saat itu yang meliputi Iran dan Irak saat ini. Awalnya, tentu saja mereka menggambarkan figur-figur yang berwajah Turki-Mongol yang bermata sipit.Seniman Persia yang berada di bawah kekuasaan Il Khan pada abad ke-13 mulai menggabungkan ilustrasi dari seni lukis Cina yang digabungkan secara sempurna dengan kaligrafi yang kemudian lebih dikenal dengan nama miniatur Persia. Bila lukisan Cina memberi banyak ruang kosong, seniman Persia mengisinya dengan berbagai objek, baik figur manusia maupun binatang serta pemandangan alam. Gaya sapuan kuas Cina yang berani, tapi sekaligus halus memberi jalan bagi masuknya kaligrafi ke dalam lukisan yang kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari miniatur Persia. Semua pembuat miniatur Persia adalah juga seorang ahli kaligrafi sebelum mereka menjadi pelukis. Menurut buku...

Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.


Index Koran

Berita sebelumnya :

© 2009 Republika Online. Republika Company. All Rights Reserved.
Terms of service | Privacy guidelines | Advertise with us | About Us | Contact