Jumat, 22 Januari 2010 pukul 14:36:00
Kasus Perdagangan Anak Tantangan Bagi Agama Islam
LAPORAN UTAMAPrima RestriIslam dihadapkan pada tantangan untuk menawarkan solusi terhadap masalah yang berkembang di masyarakat.Kian meningkatnya kasus penjualan anak yang dilakukan oleh sejumlah orangtua di Tanah Air sungguh sangat mengkhawatirkan. Sosiolog Haedar Nashir, memandang, semakin banyaknya kasus penjualan anak oleh orangtua kandung sendiri sebagai sebuah gejala disorientasi kehidupan. ''Disorientasi kehidupan ditandai dengan perilaku-perilaku ganjil yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kemanusiaan yang selama ini mapan,'' ungkap ketua PP Muhammadiyah itu. Menurut dia, banyaknya kasus orang tua yang jual anak sendiri juga bisa dianggap sebagai penyakit sosial masyarakat akibat mengalami kejutan kehidupan. Fenomena memprihatinkan itu, papar Haedar, terjadi akibat sejumlah orangtua di Indonesia mengalami tekanan berbagai masalah. Terlebih lagi, mereka yang menjual anak kandungnya sendiri tak memiliki bingkai ketahanan spiritual atau moral. Haedar menegaskan, kasus perdagangan anak sebagai tantangan bagi agama-agama besar, termasuk Islam.''Islam dihadapkan pada tantangan bagaimana agama tidak hanya menawarkan nilai kebenaran tapi juga bisa menawarkan solusi terhadap masalah yang berkembang di masyarakat,'' ujarnya. Haedar memandang, kasus tersebut muncul di tengah masyarkat akibat desakan hidup yang sangat tinggi.Menurutnya, agama bisa menjadi benteng untuk menghadapi gejala disorientasi...
Berita koran ini telah melewati batas tayang. Untuk mengakses, silakan berlangganan.
Bagi Anda yg sudah berlangganan, silakan login disini.
Bagi Anda yg belum mendaftar berlangganan, silakan registrasi disini.
Index Koran